Kemensos Mulai Salurkan Bansos Triwulan III Juli 2026, Jutaan KPM Dicoret dari Daftar Penerima
Jakarta, Swarnaberita.com – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) untuk periode triwulan III tahun 2026 secara bertahap sepanjang Juli. Bersamaan dengan itu, pemerintah juga melakukan pemutakhiran data penerima manfaat yang berdampak pada pencoretan jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari daftar penerima bansos.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah agar penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran. Pemutakhiran mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang kini dievaluasi secara berkala setiap tiga bulan.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa data kemiskinan harus selalu diperbarui mengikuti kondisi sosial ekonomi masyarakat. Karena itu, penerima yang dinilai sudah tidak memenuhi kriteria atau telah mengalami peningkatan kesejahteraan akan dikeluarkan dari daftar penerima bantuan.
Proses pembaruan data dilakukan melalui verifikasi lapangan yang melibatkan pemerintah daerah, Badan Pusat Statistik (BPS), serta lebih dari 70 ribu operator data desa di seluruh Indonesia. Mereka bertugas memastikan kondisi ekonomi masyarakat sesuai dengan kriteria terbaru yang ditetapkan pemerintah.
Salah satu perubahan penting dalam kebijakan kali ini adalah penyesuaian kategori penerima berdasarkan kelompok desil. Kemensos kini memprioritaskan masyarakat yang berada pada desil 1 hingga desil 4. Sementara masyarakat yang berada pada desil 5 tidak lagi menjadi sasaran utama program bantuan sosial karena dinilai telah mengalami peningkatan taraf kesejahteraan.
Meski terjadi penyesuaian data penerima, Kemensos memastikan penyaluran bansos bagi masyarakat yang masih memenuhi syarat tetap berjalan sesuai jadwal selama periode Juli hingga September 2026.
Selain bantuan tunai, pemerintah juga terus menyalurkan berbagai bentuk perlindungan sosial lainnya, mulai dari bantuan pendidikan, bantuan pangan, hingga jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
Program Bansos yang Dicairkan Juli 2026
Beberapa program bantuan sosial yang mulai memasuki pencairan tahap III antara lain:
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Program ini diberikan kepada keluarga kurang mampu yang memiliki komponen ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, penyandang disabilitas berat, hingga kelompok rentan lainnya. Besaran bantuan disesuaikan dengan kategori penerima dan disalurkan setiap tiga bulan.
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
BPNT atau Kartu Sembako diberikan sebesar Rp200.000 per bulan dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pangan di agen resmi. Pada periode ini, penerima BPNT juga dibatasi hanya untuk masyarakat yang masuk kategori desil 1 sampai desil 4.
3. Program Indonesia Pintar (PIP)
PIP merupakan bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu guna mencegah angka putus sekolah. Besaran bantuan yang diberikan meliputi:
- SD/sederajat: Rp450.000 per tahun;
- SMP/sederajat: Rp750.000 per tahun;
- SMA/SMK/sederajat: hingga Rp1.800.000 per tahun.
Dana disalurkan langsung ke rekening Simpanan Pelajar (SimPel) masing-masing penerima.
4. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK)
Melalui program ini, pemerintah menanggung iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp42.000 per orang setiap bulan, sehingga masyarakat penerima dapat memperoleh layanan kesehatan tanpa membayar iuran secara mandiri.
Cara Mengecek Status Penerima
Masyarakat yang ingin memastikan apakah masih terdaftar sebagai penerima bansos dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui website resmi cekbansos.kemensos.go.id atau menggunakan aplikasi Cek Bansos yang disediakan oleh Kementerian Sosial.
Pemerintah berharap pembaruan data penerima manfaat ini mampu meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan sehingga anggaran perlindungan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang paling membutuhkan.
* Sumber: Bangkapos
