Bocah 11 Tahun Tampil Bak Prabowo di Karnaval HUT ke-81 RI di Pangkalpinang
Radit (11), siswa kelas 5 SDN 28 Pangkalpinang, tampil percaya diri memerankan Presiden RI Prabowo Subianto saat mengikuti pawai karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Pangkalpinang, Kamis (27/8/2026). Foto: Bangkapos/Andini Dwi Hasanah
BANGKA, SWARNABERITA.COM – Pawai karnaval dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Pangkalpinang, Kamis (27/8/2026), berlangsung meriah. Ribuan warga memadati sepanjang rute untuk menyaksikan beragam penampilan peserta dengan kostum dan kreasi yang menarik perhatian.
Namun, di antara barisan peserta yang membawa bendera Merah Putih, atribut kemerdekaan, serta berbagai kostum unik, sosok seorang bocah berusia 11 tahun justru menjadi salah satu pusat perhatian.
Berdiri di atas kendaraan sederhana yang telah dihias menyerupai mobil, bocah tersebut tampil layaknya Presiden RI Prabowo Subianto.
Mengenakan pakaian berwarna khaki yang menjadi salah satu ciri khas penampilan Prabowo, lengkap dengan peci hitam dan kacamata hitam, bocah itu terlihat percaya diri menyapa masyarakat yang berdiri di sepanjang jalan.
Sesekali ia mengangkat kedua tangannya ke udara. Tak lama kemudian, tubuhnya mulai bergoyang mengikuti irama dan kemeriahan suasana pawai.
Senyumnya terus mengembang. Gerakannya pun semakin lincah ketika mendapat sambutan dari penonton.
Penampilannya seolah menghadirkan sosok Prabowo dalam versi anak-anak. Gestur saat melambaikan tangan, menyapa masyarakat, hingga berjoget menjadi daya tarik tersendiri di tengah semaraknya pawai.
Bocah tersebut diketahui bernama Radit, siswa kelas 5 SDN 28 Pangkalpinang.
Alih-alih merasa malu menjadi pusat perhatian, Radit justru terlihat semakin bersemangat. Setiap kali penonton meneriakkan namanya sembari berseloroh mengenai sosok yang diperankannya, ia membalas dengan senyum, lambaian tangan, dan sesekali kembali berjoget.
Di belakangnya, barisan peserta karnaval terus bergerak menyusuri rute. Kibaran bendera Merah Putih di tengah kerumunan warga semakin menambah semarak perayaan kemerdekaan.
Radit mengaku bangga mendapat kesempatan memerankan sosok Presiden Prabowo dalam pawai tersebut.
“Pertama sekolah yang memilih untuk jadi Pak Prabowo. Tapi setelah dipilih saya juga mau dan saya senang menjadi pimpinan,” ujar Radit, Kamis (27/8/2026).
Bagi Radit, menjadi Prabowo dalam karnaval bukan semata-mata soal mengenakan kostum. Ia mengaku memang memiliki ketertarikan terhadap sosok seorang pemimpin.
Karena itu, ketika mendapat kesempatan memerankan Presiden Prabowo, Radit mengaku merasa senang sekaligus bangga.
“Semoga nanti bisa jadi kayak Pak Prabowo beneran,” ucapnya polos.
Keinginan menjadi pemimpin pun ternyata sudah ada dalam benak Radit sejak usia dini. Ia mengatakan ingin menjadi seorang pemimpin ketika dirinya dewasa nanti.
“Bangga sekali, sekaligus menghibur aja,” katanya sambil tertawa.
Usai mengucapkan kalimat tersebut, Radit kembali menunjukkan aksinya.
Kacamata hitam masih bertengger di wajahnya. Kedua tangannya kembali diangkat ke udara sebelum ia melambaikan tangan kepada warga yang menyaksikan pawai.
Sesekali terdengar celetukan dan candaan dari penonton yang menggoda penampilannya sebagai Prabowo. Namun, hal itu sama sekali tidak membuat Radit kehilangan kepercayaan diri.
Ia tetap menjalankan perannya hingga kendaraan yang ditumpanginya perlahan bergerak meninggalkan kerumunan.
Di usianya yang baru menginjak 11 tahun, Radit tentu belum sepenuhnya memahami kompleksitas dunia kepemimpinan dan politik.
Namun, di tengah teriknya siang dan semarak perayaan kemerdekaan, ia berhasil menciptakan panggung kecilnya sendiri. Dengan kostum sederhana, senyum lepas, dan gaya khas yang ia tirukan, Radit menikmati momen tersebut sekaligus menghibur masyarakat yang hadir.
Barangkali, bagi Radit, karnaval hari itu bukan hanya tentang memerankan seorang presiden. Lebih dari itu, ada sebuah cita-cita kecil yang sedang ia sampaikan: keinginan untuk suatu hari nanti benar-benar menjadi seorang pemimpin.
***
(Sumber: Bangkapos/Andini Dwi Hasanah)