Prabowo Cek Langsung Penanganan Gempa NTT, Kepala BNPB Sampaikan Laporan Terbaru

0
Prabowo Cek Langsung Penanganan Gempa NTT, Kepala BNPB Sampaikan Laporan Terbaru - www.swarnaberita.com

Presiden Prabowo mengecek langsung penanganan pascagempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8/2026) - Foto: SC KompasTV

NAGEKEO, SWARNABERITA.COM – Presiden Prabowo Subianto turun langsung ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memastikan penanganan pascagempa bumi bermagnitudo 7,7 berjalan optimal. Presiden tiba di Kabupaten Nagekeo pada Rabu (26/8/2026) dan langsung memimpin rapat koordinasi penanganan bencana.

Kedatangan Presiden menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan masyarakat terdampak gempa terpenuhi sekaligus mempercepat proses pemulihan di sejumlah wilayah Pulau Flores.

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo didampingi sejumlah pejabat negara, di antaranya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta sejumlah pejabat lainnya. Rapat penanganan bencana juga dihadiri unsur pemerintah pusat, TNI-Polri, serta pemerintah daerah NTT.

Salah satu agenda utama rapat adalah mendengarkan laporan perkembangan penanganan gempa dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.

Dalam laporannya kepada Presiden, Suharyanto menyampaikan perkembangan penanganan di lapangan, termasuk kondisi masyarakat terdampak, pemenuhan kebutuhan dasar, hingga pemulihan berbagai layanan yang sempat terganggu akibat gempa.

Bantuan Rp200 Miliar untuk NTT

Dalam rapat tersebut, pemerintah juga memastikan dukungan anggaran untuk mempercepat penanganan dampak gempa. Presiden Prabowo menyalurkan bantuan kemasyarakatan sebesar Rp200 miliar untuk NTT.

Bantuan tersebut terdiri atas Rp40 miliar untuk Pemerintah Provinsi NTT dan masing-masing Rp20 miliar untuk delapan kabupaten terdampak di Pulau Flores. Delapan kabupaten tersebut yakni Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ende, Ngada, Nagekeo, Sikka, dan Flores Timur.

Kepala BNPB memastikan kepada Presiden bahwa bantuan sebesar Rp20 miliar untuk setiap kabupaten tersebut telah diterima oleh pemerintah daerah.

Selain persoalan bantuan, pemerintah juga terus mempercepat pemulihan layanan dasar. BNPB melaporkan bahwa jaringan listrik dan telekomunikasi di wilayah terdampak telah kembali pulih, sementara berbagai kebutuhan masyarakat di lokasi pengungsian terus dipenuhi.

Presiden Prabowo juga menekankan agar proses pemulihan tidak berhenti pada penanganan darurat. Pemerintah diminta memastikan aktivitas masyarakat, termasuk pendidikan, dapat kembali berjalan secepat mungkin. Sekolah-sekolah yang terdampak diminta tidak menghentikan kegiatan belajar mengajar dan sekolah darurat disiapkan bila diperlukan.

Kunjungan Presiden ke Nagekeo sekaligus menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi masyarakat Flores yang masih menghadapi dampak gempa. Penanganan darurat dan proses pemulihan di berbagai daerah terdampak hingga kini terus dikoordinasikan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait.

***

(Sebagain tulisan dikutip dari video KompasTV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *