Cristiano Ronaldo Beri Sinyal Pensiun: Musim 2026/2027 Bisa Jadi yang Terakhir
Cristiano Ronaldo membeberkan rencananya untuk pensiun sebagai pemain sepak bola. © RONALDO SCHEMIDT / AFP - Foto: Dok. Bolasports
RIYADH, SWARNABERITA.COM — Penggemar sepak bola dunia mulai bersiap menghadapi kemungkinan berakhirnya era Cristiano Ronaldo. Di usia 41 tahun, megabintang asal Portugal tersebut memberi sinyal bahwa musim 2026/2027 bisa menjadi musim terakhirnya sebagai pesepak bola profesional.
Ronaldo mengungkapkan rencana tersebut dalam wawancara dengan majalah Vogue. Meski masih memiliki kontrak bersama Al Nassr hingga 2027, pemain yang telah memenangkan lima Ballon d’Or itu mengisyaratkan bahwa dirinya mulai mempersiapkan kehidupan setelah sepak bola.
“Ini mungkin musim terakhir saya berkarier di dunia sepak bola, dan saya ingin meninggalkan warisan yang luar biasa,” ujar Ronaldo.
Pernyataan tersebut sekaligus membuka kemungkinan bahwa perjalanan panjang Ronaldo di lapangan hijau akan segera memasuki babak terakhir.
Ingin Tinggalkan Warisan Luar Biasa
Setelah sekitar 25 tahun menjalani karier profesional, Ronaldo mengaku telah menyiapkan sejumlah rencana untuk kehidupan setelah pensiun.
Ia menyadari bahwa meninggalkan sepak bola akan menciptakan perubahan besar dalam kehidupannya. Karena itu, Ronaldo ingin mengisi hari-harinya dengan berbagai aktivitas yang selama ini mungkin sulit dilakukan karena padatnya jadwal sebagai pesepak bola profesional.
Ronaldo menyebut dirinya ingin lebih banyak bepergian, menikmati waktu luang, menonton dan bermain padel, serta menikmati hasil kerja keras yang telah ia bangun selama seperempat abad.
“Sepak bola bisa meninggalkan kekosongan yang besar. Anda harus mengisi waktu dengan berbagai cara, bukan hanya satu hal saja,” kata Ronaldo.
Bagi Ronaldo, keputusan untuk mengakhiri karier bukan perkara sederhana. Sepak bola telah menjadi bagian terbesar dalam kehidupannya sejak masih muda dan membentuk perjalanan hidupnya hingga menjadi salah satu atlet paling dikenal di dunia.
Masih Bersinar di Usia 41 Tahun
Meski telah memasuki usia 41 tahun, Ronaldo masih menunjukkan produktivitas luar biasa.
Bersama Al Nassr, ia baru saja mengantarkan klub tersebut meraih gelar Roshn Saudi League 2025/2026, sekaligus menambah trofi liga domestik dari negara berbeda ke dalam koleksi prestasinya. Al Nassr memastikan gelar setelah mengalahkan Damac 4-1 pada laga terakhir musim tersebut, dengan Ronaldo mencetak dua gol.
Pada musim 2025/2026, Ronaldo juga mencetak 28 gol di Liga Arab Saudi, menjadi salah satu pemain paling produktif dalam kompetisi tersebut.
Gelar tersebut memiliki arti khusus bagi Ronaldo. Al Nassr terakhir kali menjadi juara liga pada musim 2018/2019 dan harus menunggu tujuh tahun sebelum kembali mengangkat trofi kompetisi kasta tertinggi Arab Saudi.
Tubuh 41 Tahun, Performa Masih seperti Pemain Muda
Salah satu faktor yang membuat Ronaldo mampu mempertahankan performanya adalah perhatian luar biasa terhadap kebugaran, pemulihan, tidur, pola latihan, hingga kondisi fisiologis.
Dalam sebuah pengukuran yang dilakukan WHOOP, perangkat pemantau performa dan kesehatan, WHOOP Age Ronaldo pernah tercatat sekitar 28,9 tahun, jauh lebih muda dibandingkan usia kronologisnya. Pengukuran tersebut berkaitan dengan sejumlah indikator fisiologis dan kebiasaan yang memengaruhi performa tubuh.
Meski angka tersebut bukan berarti Ronaldo secara medis memiliki usia biologis persis 29 tahun, hasil itu tetap menggambarkan bagaimana disiplin menjaga kebugaran menjadi bagian penting dari karier panjangnya.
WHOOP juga mencatat berbagai kebiasaan Ronaldo terkait latihan, tidur, pemulihan, hidrasi, hingga aspek mental yang mendukung kemampuannya tetap berada di level elite.
Hampir Semua Gelar Sudah Diraih
Selama seperempat abad berkarier, Ronaldo telah mengoleksi hampir seluruh trofi bergengsi yang bisa diraih seorang pesepak bola.
Ia pernah merasakan gelar liga di Inggris bersama Manchester United, Spanyol bersama Real Madrid, Italia bersama Juventus, dan Arab Saudi bersama Al Nassr. Ia juga mengangkat trofi Liga Champions, Piala Eropa bersama Portugal, serta UEFA Nations League.
Di level individu, Ronaldo telah memenangkan lima Ballon d’Or dan mencatatkan hampir 1.000 gol dalam karier klub dan tim nasional.
Namun, masih ada satu trofi terbesar yang belum pernah masuk ke lemari Ronaldo: Piala Dunia.
Portugal gagal mewujudkan ambisi tersebut dalam perjalanan Ronaldo di panggung internasional. Karena itu, jika musim 2026/2027 benar-benar menjadi musim terakhirnya, publik sepak bola akan menyaksikan penghujung karier salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah olahraga tersebut.
Akhir Era Sang Megabintang?
Ronaldo belum menyebut tanggal pasti kapan dirinya akan mengakhiri karier. Namun, pernyataannya di Vogue memberikan sinyal kuat bahwa akhir perjalanan profesionalnya sudah semakin dekat.
Jika keputusan tersebut benar-benar terwujud, dunia sepak bola akan kehilangan sosok yang selama lebih dari dua dekade menjadi pusat perhatian—baik karena gol, trofi, rekor, rivalitas, maupun dedikasinya menjaga performa.
Kini, pertanyaan besarnya bukan lagi apakah Cristiano Ronaldo mampu bermain di usia 41 tahun, melainkan berapa lama lagi dunia masih dapat menyaksikan CR7 beraksi di lapangan hijau?
Satu hal yang pasti, Ronaldo ingin menutup perjalanan panjangnya bukan sekadar sebagai pemain yang pernah meraih banyak gelar, tetapi sebagai sosok yang meninggalkan warisan luar biasa bagi sepak bola dunia.
***
(Sebagian tulisan dikutip dari Bolasports)