106 Alumni Raudhatul Ulum Sakatiga Tembus PTN Favorit, UNSRI Jadi Kampus Tujuan Terbanyak
Ogan Ilir, Swarnaberita.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga, Indralaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Sebanyak 106 alumni pondok pesantren tersebut berhasil diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit di Indonesia pada tahun ini.
Data tersebut disampaikan Kepala Madrasah Aliyah Raudhatul Ulum Sakatiga, Ust. Feri Adnin, dalam wawancara bersama tim redaksi Swarnaberita.com melalui saluran telepon, Senin (18/05)
Menurutnya, capaian ini menjadi bukti bahwa pendidikan pesantren mampu bersaing di tingkat nasional, baik dalam bidang akademik maupun pembinaan karakter.
“Alhamdulillah, tahun 2026 ini ada 106 alumni Pondok Pesantren Raudhatul Ulum yang diterima di PTN favorit. Dari SMA IT Raudhatul Ulum sebanyak 64 orang dan dari MA Raudhatul Ulum sebanyak 42 orang,” ungkapnya.
Dari data yang dihimpun, Universitas Sriwijaya menjadi kampus tujuan terbanyak dengan 28 alumni diterima di berbagai program studi. Selain itu, alumni Raudhatul Ulum juga berhasil menembus sejumlah kampus ternama nasional lainnya seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Brawijaya.

Tak hanya PTN umum, alumni pondok pesantren ini juga banyak diterima di perguruan tinggi Islam bergengsi, di antaranya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebanyak 5 orang, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebanyak 3 orang, UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebanyak 2 orang, serta UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pihak madrasah menilai keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara sistem pendidikan pesantren, kerja keras para guru, dukungan orang tua, serta semangat belajar para santri.
Prestasi tersebut sekaligus mempertegas posisi Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam yang konsisten melahirkan generasi unggul, religius, dan kompetitif di tingkat nasional.
Dengan capaian ini, pondok pesantren berharap para alumni dapat terus mengukir prestasi di perguruan tinggi serta menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat, agama, dan bangsa.
