Ust. Rofik Mualimin dan Ust. Solmed memberi Tausiyah dalam Tabligh Akbar di Kalurahan Playen Gunungkidul
Gunungkidul, Swarnaberita.com – Salah satu dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yogyakarta, Muhammad Rofik Mualimin, Lc., M.Pd.I., memberikan tausiyah di hadapan ratusan jamaah Tabligh Akbar Salam Maulidul Rosul yang digelar oleh Majelis Jelajah Hikmah di Balai Kalurahan Playen, Senin (20/10/2025).
Acara yang mengusung tema “Dzikir Pagi, Kajian dan Sedekah 1 Juta Al-Qur’an untuk Indonesia” ini menjadi bagian dari gerakan nasional Shodaqoh 1 Juta Al-Qur’an untuk Indonesia.
Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan terbuka untuk umum. Sejumlah tokoh agama dan publik figur turut hadir dalam majelis ini, antara lain Ustadz Soleh Mahmoed Nasution (Ust. Solmed) — da’i nasional sekaligus juri program Aksi Indosiar, Ust. Agus Idwar, M.Sos.I — presenter TV Nasional dan ex. Snada, April Jasmine — bintang tamu yang juga istri dari Ust. Solmed, serta Anis Sholihah, S.E.I., Founder Jelajah Hikmah.
Hadir pula KH. Arief Gunadi, M.Pd.I., ulama Kapanewon Playen, Surahna, Lurah Kalurahan Playen, dan berbagai elemen masyarakat yang turut mendukung suksesnya acara tersebut.
Dalam tausiyahnya, Ust. Rofik Mualimin menekankan pentingnya bersedekah Al-Qur’an sebagai bentuk dakwah yang abadi.
“Sedekah Al-Qur’an adalah amal jariyah yang tidak pernah putus. Setiap huruf yang dibaca dari mushaf yang kita wakafkan akan kembali menjadi pahala bagi kita, bahkan setelah kita tiada. Maka, siapa pun yang ingin menanam kebaikan yang terus tumbuh, sedekahkanlah Al-Qur’an,” ujarnya disambut haru para jamaah.
Ia juga mengingatkan bahwa memperingati Maulid Nabi tidak hanya dengan seremonial, tetapi dengan meneladani semangat Rasulullah SAW dalam menebarkan ilmu dan kebaikan.
“Rasulullah membawa cahaya Al-Qur’an kepada umat manusia. Maka, ketika kita membantu menghadirkan mushaf Al-Qur’an di tangan saudara-saudara kita, sejatinya kita sedang meneruskan misi kenabian itu,” tambahnya.
Dalam sambutannya, panitia mengajak seluruh jamaah untuk membawa infaq terbaik serta berpartisipasi dalam gerakan sedekah Al-Qur’an. Acara yang dipandu penuh semangat dan hikmah ini menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat semangat cinta Rasulullah SAW di tengah masyarakat.
“Majelis ini tidak hanya memperingati Maulid Nabi, tapi juga menggerakkan kepedulian sosial melalui wakaf dan sedekah Al-Qur’an untuk negeri,” ungkap salah satu panitia Majelis Jelajah Hikmah.
Sebagai penutup, tabligh akbar ini menjadi pengingat bahwa memperingati kelahiran Rasulullah SAW bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi meneladani akhlaknya dalam bentuk nyata: menebar kasih sayang, berbagi manfaat, dan menerangi kehidupan dengan Al-Qur’an. Melalui semangat Sedekah 1 Juta Al-Qur’an untuk Indonesia, masyarakat Gunungkidul menunjukkan bahwa dakwah dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan, membawa berkah bagi sesama dan meneguhkan cinta kepada Rasulullah SAW.
