PS2PM akan gelar Diskusi Buku “Relevansi Kepemimpinan Perempuan dalam Islam” secara Hybrid

Yogyakarta, Swarnaberita.com – Pusat Studi Siyasah dan Pemberdayaan Masyarakat (PS2PM) Yogyakarta bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Nusantara (IKN) Yogyakarta, Forum Doktor IKARUS (FDI), Asrama Randik Kabupaten Musi Banyuasin Yogyakarta, serta Institut Agama Islam Al-Qur’an Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, akan menggelar diskusi dan bedah buku berjudul “Relevansi Kepemimpinan Perempuan dalam Islam” pada Sabtu mendatang, 30 Agustus 2025.

Kegiatan ini digelar secara hybrid, yaitu luring di Asrama Randik Yogyakarta serta daring melalui Zoom Meeting, dan juga disiarkan langsung di kanal YouTube PS2PM Official. Acara akan menghadirkan sejumlah akademisi, peneliti, dan praktisi.

Akan hadir sebagai Keynote Speaker, Prof. Dr. Drs. Yusdani, M.Ag. (Direktur PS2PM Yogyakarta). Sementara itu, buku yang akan didiskusikan ditulis oleh Dr. H. M. Irwan Sasmita, Q.H., S.Pd., M.Pd., akademisi YANMU NW Praya, Lombok Tengah, NTB.

Sejumlah tokoh juga dijadwalkan memberi sambutan, antara lain Dr. H. M. Muslich KS, M.Ag. (Ketua Dewan Pakar PS2PM Yogyakarta) dan Prof. Dr. Julan Hernadi, M.Si. (Guru Besar UAD Yogyakarta).

Diskusi akan menghadirkan para narasumber, yaitu: Dr. Zaimuddin, M.S.I. (Wakil Rektor III IAIQI Indralaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan), akan hadir secara luring. dan Desi Anggriani, S.H., M.H. (Pengurus Bidang Gender & Konseling Keluarga PS2PM Yogyakarta), akan hadir secara daring.

Sementara jalannya diskusi akan dipandu oleh Shela Hajjaria Putri, S.AB., mahasiswa S2 UGM Yogyakarta, Asal Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan sebagai moderator.

Diskusi ini diharapkan menjadi ruang intelektual yang mendorong pemahaman lebih komprehensif mengenai isu kepemimpinan perempuan dalam Islam, baik dari sisi teologis, historis, maupun sosial kontemporer.

Acara akan dilaksanakan secara hybrid pada pukul 19.00 – 21.00 WIB / 20.00 – 22.00 WITA akan dihadiri dari berbagai kalangan, baik akademisi, mahasiswa, maupun masyarakat umum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *