Prof. Yusdani akan Hadir dalam “School of Democracy & Diversity” UII

Yogyakarta, Swarnaberita.com – Pusat Studi Agama dan Demokrasi Universitas Islam Indonesia (PSAD UII) akan menggelar kegiatan inspiratif bertajuk School of Democracy & Diversity (SDD) pada 3–4 November 2025 di De Laxton Hotel, Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama bagi para guru SMA/SMK/MA sederajat untuk memperdalam pemahaman tentang demokrasi dan keberagaman di Indonesia.

Salah satu narasumber utama dalam kegiatan ini adalah pakar Siyasah, yaitu Prof. Dr. Drs. Yusdani, M.Ag., Guru Besar Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia (FIAI UII), sekaligus Direktur Pusat Studi Siyasah dan Pemberdayaan Masyarakat (PS2PM) Yogyakarta. Sosok yang dikenal luas sebagai pemikir kebangsaan ini akan berbagi gagasan tentang pentingnya nilai-nilai demokrasi dalam pendidikan, khususnya di kalangan tenaga pendidik yang berperan strategis membentuk karakter generasi muda.

Selain Prof. Yusdani, jajaran pembicara ternama lainnya juga akan hadir, antara lain:
Prof. Dr. Moh. Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P., Prof. Dr. rer. soc. Masduki, S.Ag., M.Si., Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si., Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D., Dr. Despan Heryansyah, S.H.I., S.H., M.H., Hangga Fathana, S.IP., B.Int.St., M.A., Karina Utami Dewi, S.IP., M.A., Eko Prasetyo, S.H., M.H., Kamil Alfi Arifin, S.I.Kom., M.A., Kurniawan Dwi Saputra, Lc., M.Hum., Desmalinda, S.I.Kom., M.A., Damar Sugeng Utomo, S.H., M.H., dan Dr. Aidha Trisnaty, S.E., M.M.

Dengan menghadirkan para akademisi dan praktisi lintas bidang tersebut, PSAD UII berupaya membangun forum pembelajaran yang kritis, terbuka, dan dialogis bagi para pendidik. Melalui SDD, peserta tidak hanya diajak memahami konsep demokrasi secara teoritis, tetapi juga mengaitkannya dengan konteks keberagaman sosial di sekolah-sekolah.

“Guru memiliki peran sentral dalam menanamkan nilai demokrasi sejak dini. Karena itu, memperkuat kesadaran kritis dan toleransi di kalangan pendidik merupakan langkah penting untuk menumbuhkan generasi yang beradab dan berkeadilan,” ujar salah satu panitia pelaksana PSAD UII.

Kegiatan School of Democracy & Diversity terbuka bagi guru SMA/SMK/MA sederajat se-Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya yang berusia maksimal 35 tahun per 4 November 2025. Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan berbagai fasilitas, termasuk materi pelatihan, akomodasi, konsumsi, sertifikat, serta dukungan transportasi, semuanya tanpa dipungut biaya.

Melalui program ini, PSAD UII berharap tercipta komunitas pendidik yang mampu menumbuhkan semangat demokrasi, menghargai keberagaman, dan mempraktikkan nilai-nilai kebangsaan dalam ruang pendidikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *