FAI UAD Gelar Diskusi Terbatas Bahas Inklusi Ekonomi dan Ketimpangan Regional

Yogyakarta, Swarnaberita.com – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta menggelar diskusi terbatas pada Selasa (14/10) di ruang dekanat FAI UAD. Diskusi tersebut dipimpin langsung oleh Dekan FAI UAD, Dr. Arif Rahman, M.Pd.I., dan dihadiri oleh sejumlah dosen serta akademisi lintas bidang.

Hadir dalam kesempatan itu Prof. Dr. Siswanto Masruri, MA (Ketua Prodi Doktor Studi Islam FAI UAD), Dr. Erham Budi Wiranto, S.Th.I., M.A., Ferawati, S.S., S.Psi., M.Hum., Dr. Fandi Akhmad, S.Pd.I., M.Pd.I., Prof. Dr. Anton Bawono, M.Si., Zalik Nuryana, S.Pd.I., M.Pd.I., Ph.D., Fitria Nurma Sari, S.E., S.Sos., M.E.I., serta Januariansyah Arfaizar, S.H.I., M.E.

Dalam forum yang berlangsung dinamis tersebut, muncul dua isu utama yang menjadi fokus pembahasan, yaitu Inklusi Ekonomi bagi Populasi Lansia dan Tenaga Kerja Muda, serta Kerja Sama Regional dalam Kebijakan Anti Ketimpangan.

Dekan FAI UAD, Dr. Arif Rahman, menyampaikan bahwa diskusi ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan beberapa center of studies (pusat kajian akademik) yang akan berada di bawah naungan FAI UAD. “Kita ingin FAI UAD tidak hanya menjadi institusi pendidikan, tetapi juga menjadi rumah bagi riset dan pengembangan gagasan strategis terkait isu-isu sosial-ekonomi dan keislaman,” ujarnya.

Diskusi terbatas ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi dosen dan peneliti FAI UAD untuk berkontribusi dalam merumuskan solusi akademik atas berbagai tantangan ketimpangan ekonomi dan sosial di tingkat nasional maupun regional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *