Indi Terpilih sebagai Ketua Asrama Randik Yogyakarta Periode 2025–2026

Yogyakarta, Swarnaberita.com — Asrama Randik milik Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) di Yogyakarta menggelar acara doa bersama sekaligus pemilihan Ketua Asrama Randik periode 2025–2026 pada Kamis, 9 Oktober 2025, bertempat di Asrama Putri Randi Jl. Melati Wetan, Baciro, Yogyakarta. Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan antaranggota.

Proses pemilihan berjalan secara demokratis, Saudari Indi, mahasiswi Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), asal Kecamatan Lais Kabupaten Muba, berhasil memperoleh kepercayaan penuh dari para anggota asrama untuk memimpin Asrama Randik satu tahun ke depan.

Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Indi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh para anggota. Ia berkomitmen untuk menjadikan Asrama Randik sebagai tempat yang lebih produktif, intelektual, dan harmonis.

“Saya berharap bisa mengoordinir dan mengomandoi teman-teman di Asrama Randik agar semakin kompak, aktif, dan berprestasi. Semoga kita bisa membawa warna baru bagi asrama, baik dalam bidang akademik, spiritual, maupun kesejahteraan,” ujar Indi dalam sambutannya.

Indi juga menekankan pentingnya keseimbangan antara kegiatan akademik dan kebersamaan antaranggota. Dalam sambutan usai pemilihan, Ia berencana menambahkan bidang baru khusus rekreasi dalam struktur organisasi asrama. Bidang ini akan mengoordinasi kegiatan rekreasi bersama, baik yang bersifat rutinitas bulanan maupun agenda tahunan yang menjadi puncak kebersamaan penghuni asrama.

Langkah inovatif ini mendapat apresiasi dari Ketua Asrama Randik periode sebelumnya, Saudari Azmi, mahasiswi asal Kecamatan Tungkal Jaya, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UNY. Azmi menyampaikan harapan agar ketua baru dapat melanjutkan estapet program yang lebih baik lagi, tentu itu semua harus didukung oleh tim pengurus yang ada.

“Semoga Indi bisa meneruskan semangat kebersamaan yang sudah terbangun. Harapan saya, Asrama Randik tetap menjadi rumah kedua bagi mahasiswa Muba di Yogyakarta—tempat belajar, berorganisasi, dan menjaga nama baik daerah,” tutur Azmi.

Azmi juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh anggota dan pengurus asrama atas kerja sama yang baik selama masa kepemimpinannya. Ia menilai periode kepengurusan sebelumnya berjalan dengan solid, penuh tanggung jawab, dan berkontribusi nyata terhadap kemajuan penghuni asrama.

Dengan semangat regenerasi ini, Asrama Randik Yogyakarta diharapkan semakin berkembang menjadi wadah pembinaan mahasiswa Muba yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai kebersamaan, spiritualitas, dan kepedulian sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *