Aisyah olah Minyak Jelantah jadi Lilin Aromaterapi bersama PKK Pringsanggar
Gunungkidul, Swarnaberita.com – Aisyah, mahasiswi Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (UII), melaksanakan program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) berupa pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dari limbah minyak jelantah di Padukuhan Pringsanggar, Kalurahan Purwodadi, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul, pada Rabu (3/9/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh pengurus dan anggota PKK Padukuhan Pringsanggar sebagai peserta utama. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya pembuangan minyak jelantah sembarangan sekaligus mengenalkan cara pemanfaatannya menjadi produk ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.
“Minyak jelantah sering dianggap limbah yang tidak berguna, padahal jika diolah dengan tepat dapat menjadi produk bernilai tambah, salah satunya lilin aromaterapi,” jelas Aisyah.

Dalam sesi sosialisasi, Aisyah memaparkan dampak negatif pembuangan minyak jelantah, seperti pencemaran air dan tanah, serta potensi penyumbatan saluran pembuangan. Ia kemudian mendemonstrasikan proses pembuatan lilin aromaterapi dengan langkah pemurnian minyak, pencampuran bahan tambahan berupa asam stearat, pewarna, dan minyak esensial, hingga pencetakan lilin.
Lilin aromaterapi yang dihasilkan tidak hanya berfungsi sebagai sumber cahaya, tetapi juga memberikan aroma relaksasi yang dapat meningkatkan konsentrasi dan menciptakan suasana nyaman. Produk ini dinilai memiliki peluang usaha kreatif yang bisa mendukung perekonomian keluarga.

Para peserta menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka merasa memperoleh keterampilan baru dalam mengolah limbah rumah tangga serta peluang usaha yang berkelanjutan. “Kami jadi tahu bahwa minyak jelantah bisa dimanfaatkan, bukan sekadar dibuang,” ungkap salah satu anggota PKK.
Program yang dibimbing oleh dosen Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Januariansyah Arfaizar, ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga serta membuka jalan bagi usaha kreatif berbasis lingkungan.
