FKUB Ogan Ilir Gelar Rakor, Teguhkan Komitmen Jaga Kerukunan Umat Beragama

Ogan Ilir, Swarnaberita.com – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Ogan Ilir menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan tema “Upaya Menampung Aspirasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Ogan Ilir”, Senin (29/9/2025). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Utama Bupati Ogan Ilir dan dipimpin langsung oleh Ketua FKUB, H. Muhammad Rido, S.Ag.

Rapat ini dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari perwakilan pemerintah daerah, Majelis Ulama Indonesia (MUI), hingga lembaga-lembaga terkait. Suasana rapat berjalan hangat, penuh semangat kebersamaan, dan meneguhkan komitmen untuk terus merawat kerukunan di tengah masyarakat yang beragam.

Dalam paparannya, H. Muhammad Rido menekankan pentingnya Trilogi Kerukunan Umat Beragama. Menurutnya, ada tiga aspek yang harus dijaga secara konsisten, yaitu:

  1. Hubungan antar umat beragama,
  2. Hubungan antar umat seagama,
  3. Hubungan antar umat beragama dengan pemerintah.

Selain itu, ia menekankan landasan hubungan kerukunan yang mencakup sikap toleransi, saling pengertian, saling menghormati, saling menghargai, serta kerja sama dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kerukunan tidak bisa tercipta dengan sendirinya, melainkan harus dibangun melalui dialog, saling menghormati, dan semangat kebersamaan,” ujar Rido.

Lebih jauh, Ketua FKUB Ogan Ilir itu menjelaskan peran penting FKUB dalam menjaga stabilitas sosial dan keharmonisan antar umat beragama. Menurutnya, FKUB memiliki lima peran utama, yaitu:

  • Wadah Dialog Antar Umat Beragama, sebagai ruang komunikasi dan pertukaran gagasan.
  • Pemberi Pertimbangan dan Rekomendasi kepada Bupati/Walikota, khususnya terkait pendirian rumah ibadah.
  • Mediator, yang berfungsi membantu menyelesaikan perselisihan atau potensi konflik melalui musyawarah dan pendekatan persuasif.
  • Mitigasi Konflik, baik secara preventif untuk mencegah timbulnya masalah maupun secara kuratif untuk meredam gesekan yang berpotensi menimbulkan konflik horizontal bernuansa agama.
  • Mitra Pemerintah Daerah, dalam menjaga kerukunan, kedamaian, serta ketenteraman masyarakat.

“FKUB bukan hanya forum seremonial, tetapi memiliki fungsi nyata dalam membangun kedamaian di tengah keberagaman,” tegasnya.

Menanggapi jalannya Rakor, Dr. Zaimuddin selaku Anggota FKUB Ogan Ilir menyampaikan apresiasinya atas kepemimpinan H. Muhammad Rido dan komitmen seluruh pengurus. Menurutnya, Rakor kali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara tokoh agama, masyarakat, dan pemerintah.

“Kerukunan adalah pondasi bagi pembangunan daerah. FKUB harus hadir sebagai jembatan yang menenangkan, bukan hanya di kala terjadi konflik, tetapi juga dalam membangun kebersamaan sehari-hari,” ujar Dr. Zaimuddin.

Ia menambahkan, dengan tantangan keberagaman yang semakin kompleks, FKUB dituntut lebih aktif dalam melakukan sosialisasi, membangun kesadaran toleransi, dan mendampingi masyarakat dalam menghadapi persoalan kebangsaan.

Rakor FKUB Kabupaten Ogan Ilir ini ditutup dengan kesepahaman untuk terus menjaga dan memperkuat kerukunan di masyarakat. Semua pihak yang hadir berkomitmen menjadikan forum ini bukan sekadar wadah formalitas, tetapi benar-benar sarana efektif untuk menjaga harmoni, perdamaian, dan persatuan di tengah perbedaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *