Rz Ricky Satria Wiranata Raih Doktor dengan Kajian Pendidikan Toleransi Ahmad Dahlan
Sleman, Swarnaberita.com – Prestasi akademik membanggakan diraih Rz. Ricky Satria Wiranata, S.Pd., M.Pd. Ketua Bidang Riset dan Publikasi Pusat Studi Siyasah dan Pemberdayaan Masyarakat (PS2PM) Yogyakarta. Ia sukses mempertahankan disertasi dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor pada Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Kamis (18/12/2025).
Sidang yang berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB tersebut digelar di Aula Pertemuan Lantai 3 Gedung PPG FITK UIN Sunan Kalijaga, Sambilegi, Sleman. Disertasi yang dipertahankan berjudul “Pendidikan Toleransi KH. Ahmad Dahlan: Analisis Konseptual, Difusi Nilai, dan Implikasinya pada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta.”
Di bawah bimbingan Prof. Dr. Maragustam, M.A. dan Prof. Dr. Sukiman, M.Pd., Ricky yang juga Wakil Ketua I STAIT Yogyakarta memaparkan hasil penelitiannya selama kurang lebih dua jam. Ia menegaskan bahwa pemikiran KH. Ahmad Dahlan tentang pendidikan toleransi memiliki relevansi kuat dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif, humanis, dan adaptif terhadap tantangan era digital.
Sidang promosi doktor tersebut dipimpin oleh Prof. Dr. Ibrahim, M.Pd. selaku Ketua Sidang, dengan Dr. Aninditya Sri Nugraheni, M.Pd. sebagai Sekretaris Sidang. Adapun tim promotor dan penguji terdiri atas Prof. Dr. Maragustam, M.A. (Promotor I), Prof. Dr. Sukiman, S.Ag., M.Pd. (Promotor II), serta para penguji Prof. Dr. Sutrisno, M.Ag., Dr. Muh. Wasith Achadi, S.Ag., M.Ag., Siti Nur Hidayah, S.Th.I., M.Sc., Ph.D., dan Dr. Dwi Ratnasari, M.Ag.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menguatnya gejala intoleransi di ruang digital, terutama melalui penyebaran konten keagamaan yang eksklusif serta rendahnya literasi keagamaan yang moderat. Oleh karena itu, pemikiran dan praksis pendidikan KH. Ahmad Dahlan dinilai penting sebagai fondasi penguatan nilai toleransi dalam lingkungan Muhammadiyah.
Secara metodologis, riset ini menggunakan pendekatan mixed method dengan desain concurrent nested. Data kualitatif diperoleh melalui studi kepustakaan dan wawancara mendalam, sedangkan data kuantitatif dihimpun melalui survei terbuka dan tertutup. Analisis data dilakukan dengan model Miles–Huberman–Saldana, content analysis, hermeneutika, serta statistik deskriptif.
Penelitian ini menunjukkan bahwa konsep pendidikan toleransi KH. Ahmad Dahlan bersifat integral, mencakup dimensi intelektual, sosial, dan kepribadian. Konsep tersebut dirumuskan dalam tujuh komponen utama, mulai dari landasan, tujuan, hingga evaluasi pendidikan toleransi. Sementara itu, proses difusi nilai berlangsung melalui lima tahap, yakni pengetahuan, persuasi, keputusan, implementasi, dan konfirmasi, dengan implikasi yang kuat pada praktik kepemimpinan PWM DIY.
Berdasarkan penilaian dewan penguji, Dr. Rz. Ricky Satria Wiranata, M.Pd. dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan, sekaligus tercatat sebagai Doktor ke-36 lulusan Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Secara teoretis, disertasi ini memperkaya khazanah Ilmu Pendidikan Agama Islam melalui pengembangan model konseptual pendidikan toleransi yang inklusif dan humanis. Secara praktis, temuan penelitian diharapkan menjadi rujukan strategis bagi PWM DIY dalam penguatan kepemimpinan, budaya organisasi, serta pengembangan pendidikan dan dakwah berbasis nilai-nilai toleransi.
Hadir dalam sidang tersebut antara lain Prof. Dr. Drs. Yusdani, M.Ag. selaku Direktur PS2PM Yogyakarta, KH. Muhammad Siddiq, Lc., M.H.I., dan H. Nuhdi Febriansyah, Lc. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mubarokah Babat Supat Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Januariansyah Arfaizar, S.H.I., M.E. dan Muhammad Nurhidayat, S.Sos., M.A. Ketua dan Sekretaris IKN Yogyakarta, Dr. Arif Rahman, M.Pd.I., Pengurus PS2PM sekaligus dekan UAD Yogyakarta, Rima Hidayata, S.H.I., M.H.I., Dosen STEBI Al-Muhsin Yogyakarta, serta sejumlah pengurus dan anggota PS2PM dan IKN Yogyakarta.
