Forum Riset Wakaf 2025 Dorong Kolaborasi Akademik di Yogyakarta
Yogyakarta, Swarnaberita.com – Wakil Ketua III Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yogyakarta, Hudan Mudaris, S.E.I., M.S.I., menghadiri Waqf Research Roundtable Forum 2025 yang digelar di Hotel MM UGM Yogyakarta pada Jumat (05/12). Acara tersebut menjadi ruang temu para akademisi dan peneliti ekonomi syariah dari berbagai kampus di Yogyakarta.
Forum yang mengusung tema “Advancing Waqf Research for Sustainable Development Finance: Directions, Opportunities, and Challenges” ini diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Ketua IAEI DPW DIY, Ahmad Akbar Susamto, Ph.D., dalam sambutannya menegaskan bahwa forum ini merupakan momentum penting untuk menyampaikan gagasan, memperkuat jaringan penelitian, dan melakukan diseminasi riset di bidang wakaf. Ia menekankan pentingnya memperluas kerja sama dengan berbagai lembaga guna mencapai kemaslahatan yang lebih luas.
Salah satu pembicara utama, Prof. Habib Ahmed dari Durham University, menyoroti sejarah panjang wakaf yang terus berkembang hingga kini. Ia menjelaskan bahwa berbagai inovasi wakaf telah dikembangkan di banyak institusi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Sementara itu, Hudan Mudaris menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan forum ini. Menurutnya, pertemuan para peneliti wakaf dan ekonomi syariah lintas kampus merupakan kebutuhan penting di tengah tantangan global yang semakin kompleks. “Kolaborasi antarperguruan tinggi harus ditingkatkan agar riset wakaf dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Acara ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat ekosistem riset wakaf di Yogyakarta serta mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru di bidang ekonomi syariah.
