Soft Launching Buku “Yusdani Menjadi Profesor” akan Digelar di Yogyakarta

Yogyakarta, Swarnaberita.com – Sebuah acara istimewa Soft Launching Buku akan digelar untuk memperkenalkan karya terbaru berjudul “Yusdani: Sosok Egaliter dari Kampung Duku Kuripan OKI Sumatera Selatan Menjadi Profesor”. Buku ini menghimpun 94 untaian kata dari para sahabat dan kolega, yang menggambarkan perjalanan hidup dan kiprah akademik Prof. Yusdani, seorang cendekiawan Muslim yang dikenal rendah hati, terbuka, dan egaliter.

Acara peluncuran ini akan diselenggarakan pada Selasa, 11 November 2025, pukul 18.00–21.00 WIB, bertempat di RM Kebon Sumilir, Jalan Wonosari KM 7, Baturetno, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Buku ini merupakan persembahan penghargaan dari sahabat-sahabat dan kolega Prof. Yusdani atas capaian Guru Besar dan dedikasinya selama puluhan tahun dalam dunia pendidikan tinggi Islam. Lahir dari Kampung Duku, Kuripan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Prof. Yusdani meniti jalan panjang dari desa kecil hingga meraih gelar Profesor di Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia (UII).

Dalam buku setebal lebih dari lima ratus halaman ini, pembaca dapat menemukan kesan dan catatan dari para sahabat, mahasiswa, dan rekan akademisi yang mengenal beliau dari berbagai dimensi kehidupan—mulai dari masa muda di pesantren, perjalanan studi, aktivitas akademik, hingga keteladanan dalam keseharian.

Pengantar buku ditulis oleh Dr. Drs. H. M. Muslich KS., M.Ag., Ketua Dewan Pakar Pusat Studi Siyasah dan Pemberdayaan Masyarakat (PS2PM) Yogyakarta, yang menyampaikan bahwa Prof. Yusdani adalah sosok yang patut diteladani karena memiliki integritas keilmuan dan kelapangan hati yang luar biasa.

“Beliau bukan hanya seorang akademisi yang produktif, tetapi juga figur yang menyejukkan. Dalam interaksi keseharian, Yusdani selalu hadir dengan semangat persaudaraan dan keikhlasan. Buku ini menjadi bukti nyata bahwa kebaikan dan keteladanan seseorang akan selalu dikenang oleh banyak orang,” tutur Dr. Muslich dalam pengantarnya.

Sementara itu, Editor buku, Januariansyah Arfaizar, menjelaskan bahwa penyusunan buku ini merupakan proses kolektif yang melibatkan banyak pihak, dari akademisi, sahabat, hingga alumni yang pernah berinteraksi dengan Prof. Yusdani.

“Kami ingin menghadirkan sosok Prof. Yusdani bukan hanya sebagai intelektual, tetapi sebagai manusia yang utuh—seorang guru, sahabat, dan inspirator. Ada 94 penulis yang kami kumpulkan, karena setiap kata dari para sahabat adalah potret kecil dari perjalanan panjang beliau,” ungkap Januariansyah, yang juga dosen di STAI Yogyakarta dan pengurus PS2PM.

Lebih lanjut, Januariansyah menambahkan bahwa angka 94 dipilih bukan tanpa makna, melainkan menggambarkan luasnya jejaring dan kasih persaudaraan yang dibangun Prof. Yusdani selama hidupnya. “Ini bukan sekadar angka, tetapi simbol kehangatan relasi yang beliau bangun dengan hati,” tambahnya.

Acara peluncuran ini diinisiasi oleh PS2PM Yogyakarta, bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Nusantara (IKN) Yogyakarta, Palera Multimedia, dan Swarna Berita (SB). Kegiatan ini juga menjadi momentum silaturahmi bagi berbagai kalangan akademisi dan komunitas yang selama ini bersentuhan dengan karya-karya dan pemikiran Prof. Yusdani.

Dengan hadirnya buku ini, diharapkan generasi muda dapat meneladani semangat, kesederhanaan, dan komitmen Prof. Yusdani dalam meneguhkan ilmu sebagai jalan pengabdian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *