Aidah, M.Pd. Ajak Santri RU Sakatiga Wujudkan Nilai Iman, Islam, dan Ihsan dalam Kehidupan

Sakatiga, Swarnaberita.com — Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Raudhatul Ulum (OP3RU) Sakatiga kembali menggelar kegiatan Kajian Ba’da Subuh pada Minggu (2/11/2025) di Masjid Al-Ikhsan Komplek Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga, Indralaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Dalam kesempatan tersebut, hadir sebagai narasumber Aidah, M.Pd., dosen IAIQI Indralaya yang menyampaikan materi inspiratif tentang pentingnya penguatan karakter santri melalui nilai-nilai dasar Islam.

Dalam kajian tersebut, Aidah menegaskan bahwa santri bukan hanya dibekali ilmu dan pengalaman, tetapi juga dituntut untuk memiliki keterampilan hidup (life skills) yang berlandaskan pada tiga nilai utama: Iman, Islam, dan Ihsan. Tiga nilai ini, menurutnya, menjadi prinsip hidup yang harus terus dijaga dan diamalkan oleh setiap santri dalam berbagai aspek kehidupan.

Selain itu, Aidah juga mengingatkan pentingnya penerapan 10 Muwashofat sebagai karakter dasar santri. “Sepuluh muwashofat itu bukan hanya ciri khas seorang santri, tapi juga karakter ideal bagi setiap muslim yang ingin sukses di dunia dan akhirat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kesuksesan seorang santri tidak berhenti di pesantren. Setelah menamatkan pendidikan di pondok, santri diharapkan melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi agar dapat berperan aktif dalam masyarakat, memberikan kontribusi positif, serta membawa manfaat bagi umat.

Aidah menutup kajiannya dengan mengutip sabda Nabi Muhammad SAW: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”

Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin OP3RU dalam membangun semangat keilmuan dan spiritualitas santri Raudhatul Ulum Sakatiga, sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi utama dalam pembentukan generasi berkarakter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *